Senin, 07 November 2022

Sekolah Montessori? Apa sih bedanya dengan Sekolah Umum?

Assalamu’alaikum Parent!

Ayah Bunda sudah tahu belum sih apa itu sekolah Montessori? Apa sih bedanya dengan sekolah pada umumnya? Pada edisi ParentHarusTau kali ini, kita akan bahas secara umum perbedaan antara sekolah montessori dengan sekolah konvensional. Di simak ya, Parent.

Jadi Montessori sendiri sebenarnya adalah nama seorang dokter dan antropolog asal Italia, lebih lengkapnya beliau adalah Maria Montessori. Berdasarkan pengamatan seksama terhadap perilaku anak-anak didiknya, Montessori berkesimpulan bahwa di dalam tubuh anak pada dasarnya tersimpan semangat belajar yang luar biasa.

Nah, Parent pernah tidak bertanya kenapa sih anak usia dini cenderung sangat aktif, banyak gerak kesana-kemari, menyentuh ini itu, atau kalau kata Bunda di rumah kerjaannya bikin rumah berantakan melulu? ๐Ÿ˜‚

Menurut Montessori, perilaku anak yang berlarian kesana kemari, menyentuh, memegang, mengamati, bahkan merusak benda-benda yang menarik baginya, sebenarnya merupakan gaya belajar mereka yang khas. Selain itu, menurut Montessori, anak mendapatkan kepuasan dalam proses pencariannya bila mereka diberi kebebasan untuk memilih aktivitasnya sendiri dan melakukan sesuatunya sendiri.

Jadi ini nih Parent perbedaan yang paling mendasar antara sekolah yang biasa kita kenal sehari-hari dengan sekolah montessori. Jika pada sistem pendidikan di sekolah konvensional, segala sesuatunya seakan berpusat pada tenaga pendidik dan metode pengajaran yang digunakan, namun pada sekolah montessori yang menjadi pusat dari pendidikan adalah ‘peserta didik’ itu sendiri. Kurikulum yang digunakan pada sekolah montessori berorientasi pada siswa. Siswa diberikan kebebasan untuk tumbuh, berkembang dan belajar sesuai dengan tahap perkembangannya. Kebebasan diartikan sebagai pemberian ruang kepada anak untuk dapat memilih aktivitas belajar yang mereka inginkan tanpa adanya tekanan dan paksaan dari siapapun.

Gbr 1. Kegiatan outing - Market Day


Gbr 2. Aktivitas pembelajaran Montessori

Perbedaan yang juga terlihat mencolok adalah jika pada sekolah konvensional untuk tingkat PAUD, anak-anak akan belajar dengan duduk rapi dan teratur dalam sebuah kelas, maka Parent akan menemukan kalau anak-anak pada sekolah montessori pada umumnya belajar dengan gaya ‘lesehan’ disertai berbagai material montessori di dalam ruangan lengkap dengan alam terbuka seperti taman bermain dan green house.


Gbr 3. Kegiatan memanen sayuran di greenhouse


Gbr 4.  Kegiatan memanen sayuran di greenhouse


Gbr 5. Alat belajar dan bermain ala montessori
di Sekolah Islam Montessori Adam Hawa

Metode pendidikan Montessori yang menekankan akan pentingnya kebebasan inilah yang merupakan kunci dari optimalnya perkembangan anak dengan memberikan ruang yang bebas dan terbuka bagi anak untuk mengembangkan diri dan bereksplorasi. Jika anak di hadapkan pada lingkungan yang tepat, dan memberikan peluang kepada mereka unuk secara bebas merespon secara individual terhadap lingkungan tersebut, maka pertumbuhan alami anak terbuka dalam kehidupan mereka.

Jadi gimana Parent sudah paham perbedaannya? Kalau masih bingung, Parent jangan ragu ya untuk bertanya di kolom komentar!

Sampai jumpa di sesi ParentHarusTau!

Wassalam!  



Adam&Hawa

Author & Editor

0 comments:

Posting Komentar