Rabu, 14 Desember 2022

Bagaimana Sekolah Montessori Mengajarkan Kebudayaan Kepada Anak

Assalamu’alaikum, Parent! Semoga dalam keadaan sehat ya ๐Ÿ˜Š

Sesi #ParentHarusTahu hari ini akan membahas salah satu manfaat yang akan didapatkan oleh anak-anak ketika mengikuti kelas montesosri, yaitu bagaimana kelas montessori mengajarkan kebudayaan kepada anak-anak.

Pencetus metode montessori, Dr. Maria Montessori mengatakan jika anak adalah harapan sekaligus janji bagi umat manusia. Memasukkan kurikulum kebudayaan ke dalam pengalaman pendidikan siswa memungkinkan mereka untuk memperkaya pemahaman mereka tentang dunia dan menyadari peran serta tempat mereka di dalamnya. Hal ini dapat terbentuk melalui kurikulum budaya pada sekolah montessori yang mencakup beberapa hal yaitu sejarah, biologi, geografi, olahraga hingga kesenian.

Melalui pelajaran geografi dan biologi, anak-anak akan membangun pemahaman mengenai posisi mereka sebagai satu kesatuan makhluk hidup. Melalui sesi ini, anak-anak akan mempelajari bahwa tempat yang mereka tinggali saat ini bukan satu-satunya tempat yang ada di bumi. Perlahan mereka akan diperkenalkan dengan kota lain, negara, hingga benua. Dari sini mereka perlahan menumbuhkan kesadaran lainnya –yaitu selain diri mereka, tempat-tempat lain di luar sana juga dihuni oleh orang lain. Lebih lanjut, dari pengetahuan ini anak-anak akan berkesempatan untuk mengetahui berbagai karakteristik, sifat dan budaya yang berbeda yang ada di suatu tempat dan masyarakat. Beragam hal menarik lainnya yang bisa mereka pelajari adalah mencakup iklim, rumah adat, pakaian, makanan tradisional hingga suku.

Photo by Amy Humphries on Unsplash

Memberikan pelajaran, pemahaman dan keterampilan terkait kebudaayan kepada anak-anak sejak usia dini akan membantu ‘memuaskan’ aspek penasaran dalam diri anak-anak. Dalam kesehariannya, anak-anak bisa jadi mempunyai banyak pertanyaan ketika mereka melihat orang dengan bahasa, karakter, dan warna kulit yang berbeda dengan mereka. Mereka mungkin memiliki pertanyaan tentang bagaimana makhluk hidup lain seperti tumbuhan bisa bertahan hidup. Melalui kurikulum budaya pada kelas montessori, anak-anak akan dibimbing secara perlahan untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Biasanya untuk sesi kurikulum kebudayaan ini, tenaga pendidik kelas montessori akan mengenalkan kebudayaan mellaui beberapa alat peraga seperti globe dan atlas. Media lainnya dapat berupa buku yang menggambarkan kehidupan seorang anak yang tinggal di kota atau negara yang berbeda sehingga anak memiliki gambaran kehidupan tentang teman sebaya yang hidup di sisi bagian bumi lainnya yang belum pernah mereka temui sebelumnya. Dengan anak-anak memahami perbedaan ini, mereka tidak menganggap diri mereka lebih baik dibandingkan anak yang lain, namun justru dapat membangun rasa kepercayaan diri mereka terhadap potensi dan karakter yang mereka miliki.

Photo by Taufiq.jpg on Unsplash

Selain wawasan melalui aktivitas luar ruangan, beberapa karakter yang dapat tumbuh di dalam diri anak-anak adalah bagaimana menghormati dan toleran terhadap orang-orang yang memiliki kebudayaan berbeda dengan mereka. Apalagi di negara mereka hidup seperti Indonesia yang kaya akan beragam budaya, nilai-nilai seperti menghormati dan toleransi sangat penting dimiliki sejak usia dini. Beberapa kemampuan terkait komunikasi –seperti mendengar, berempati, dan penyelesaian masalah juga ikut terasah melalui proses pembelajaran kurikulum kebudayaan.

Bagaimana Parent seru kan kurikulum-kurikulum di sekolah montessori? DI sekolah montessori, sebisa mungkin anak-anak akan dibimbing untuk mengembangkan secara maksimal setiap kemampuan, bakat dan potensi yang mereka miliki. Paket komplit pokonya ๐Ÿ˜Š

Sampai jumpa di sesi #ParentHarusTahu selanjutnya!

Wassalam!


Adam&Hawa

Author & Editor

0 comments:

Posting Komentar