Senin, 26 Desember 2022

Parent Wajib Tahu! Tips Membentuk Akhlak dan Kebiasaan Baik Pada Anak (Bagian 2)

 Assalamu’alaikum, Parent! Selamat pagi~๐Ÿ˜Š

Artikel untuk sesi #ParenTips hari ini, AdamHawa akan melanjutkan kembali tips tentang bagaimana membantu anak agar memiliki perikaku dan sikap berbudi luhur. Oke, langsung cekidot Parent!

Salah satu tips yang diberikan oleh Dr. Feyrad dalam rangka membentuk kepribadian anak yang berbudi luhur salah satunya adalah dengan membuat ‘kesepakatan’. Namun, adalakanya ketika anak menolak untuk bekerjasama. Walaupun di awal mereka menyetujui aturan-aturan yang telah disepakati, ada saat ketika mereka mungkin akan menolak untuk mematuhi kesepakatan bersama yang telah Parent buat. Lantas, apa yang bisa Parent lakukan?

Masih menyambung dari saran yang diberikan oleh Dr. Feyrad, hal penting yang harus Parent lakukan adalah tetap konsisten memegang apa yang telah disepakati, termasuk dalam hal pemberian reward (penghargaan atau hadiah) dan punishment (hukuman). Ketika anak-anak melanggar aturan dan kesepakatan yang telah dibuat, ayah dan ibu sebaiknya tetap memberikan respon yang konsisten terhadap perilaku yang dilakukan anak-anak. Salah satu cara yang bisa dilakukan ketika anak-anak mengulangi perbuatan buruknya –yang dengan lantang menunjukkan sikap yang tidak lagi menyukai kesepakatan yang kita buat, Parent bisa mencoba menyediakan satu ruangan atau sudut rumah yang bisa digunakan sebagai tempat anak melakukan refleksi atas perbuatan yang mereka lakukan. Ketika anak mulai ‘bertingkah’ Parent membawa anak masuk ke dalam ruangan tersebut tanpa disertai komunikasi. Biarkan anak menghabiskan waktu selama 10 – 15 menit sendirian untuk merenungi perbuatan mereka. Perlahan anak akan membangun kesadaran jika mereka melakukan perbuatan yang tidak baik itu berarti akan ada sebuah ‘akibat’ yang akan mereka dapatkan.

Pada awalnya, anak mungkin –sekali lagi akan menolak, memberontak, menunjukkan sikap tidak ramah, dan merasa sedih. Namun, sebenarnya ini adalah sikap yang wajar ditunjukkan oleh anak-anak ketika mereka dihadapkan pada sesuatu yang tidak nyaman –yang salah satu tujuannya adalah membuat Parent merasa tidak nyaman dan merasa bersalah. Namun, sepanjang mereka tidak berada dalam kondisi yang membahayakan mereka secara fisik, maka Parent harus tetap teguh dan konsisten.

Jika Parent berusaha untuk menjelaskan dengan hubungan bahwa tidak seharusnya seorang anak muslim berkelakuan buruk, alasan tersebut mungkin terlalu rumit untuk bisa mereka pahami. Oleh karenanya hal yang bisa Parent lakukan selanjutnya adalah menunjukkan manfaat –hubungan antara menjadi seorang muslim dan berkelakukan baik dan bagaimana hal tersebut berkaitan dengan diri mereka. Untuk melakukan hal ini, Parent perlu menjelaskannya dengan jelas. Parent bisa menjelaskan hal ini dengan menghubungkan langsung dengan diri anak-anak dengan menggunakan beberapa alternatif pilihan kalimat dibawah ini:

Satu lagi tips yang Parent bisa coba adalah meminta anak untuk mengulang apa yang mereka pahami dari percakapan yang Parent lakukan dengan mereka. Hal ini memberi penegasan dan membantu anak bahwa mereka mengingat apa yang mereka janjikan dan memberikan validasi ke Parent sendiri bahwa anak-anak paham dan mengerti apa yang Parent inginkan dari mereka.

Ada banyak anak-anak diluar sana, khususnya mereka yang berada di wilayah konflik seperti Palestina, Suriah, dan negara lainnya yang tidak bisa menikmati masa kecil mereka dengan bebas. Mereka terpaksa harus tumbuh lebih cepat dan menanggung tanggung jawab sebagai orang dewasa sebelum waktunya. Oleh karenanya, walaupun Parent memiliki tujuan baik untuk membentuk anak tumbuh menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur, Parent juga tidak boleh terlalu membebani anak. Penting untuk Parent perhatikan jika anak-anak juga memerlukan waktu untuk istirahat dan bermain dengan teman sebayanya. Akan ada waktu yang tepat ketika mereka belajar dan memahami dengan baik tentang bagaimana seharusnya bersikap sebagai seorang muslim dan muslimah. Jangan mendorong mereka terlalu cepat dan melupakan fakta bahwa di umur mereka saat ini –mereka membutuhkan cinta, kasih sayang, dan rasa peduli. Jadi Parent harus pastikan ya, selain membantu anak untuk tumbuh menjadi versi terbaik dari diri mereka, pastikan juga mereka memiliki waktu untuk menikmati masa kecil mereka dengan suka cita ๐Ÿ˜Š

Menutup tips yang dibagikan oleh Dr. Feyrad, menjadi orangtua adalah peran yang sesungguhnya tidak mudah. Parent akan melewati berbagai macam trial and error dalam prosesnya, namun jangan pernah dianggap sebagai beban ya Parent! Hal yang senantiasa diingat bahwa Parentlah yang telah memilih dan dengan berani mengambil amanah yang diberikan oleh Allah untuk melahirkan dan membesarkan anak. Jalani setiap prsoes membersamai anak dengan sabar, penuh sukacita, tekad dan konsistensi. Insyaallah, Allah sebaik-baik pemberi balasan atas setiap kerja keras yang telah Parent curahkan dalam merawat anak.

Alhamdulillah, that’s the wrap! Terimkasih ya Parent sudah mampir di blog AdamHawa, blog dengan segudang informasi dan tips seputar anak dan parenting.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya ๐Ÿ˜Š

Wassalam!

Adam&Hawa

Author & Editor

0 comments:

Posting Komentar