Jumat, 16 Desember 2022

Step by Step Mempersiapkan Anak Sebelum Masuk Sekolah (Bagian 2)

Assalamu’alaikum, Parent! Happy Friday ๐Ÿ˜Š. Yuk semangat yuk, besok sudah masuk akhir pekan kan ya :D

Hari ini kita akan bahas lagi bagian kedua dari artikel kita pekan lalu, yaitu bagaimana melakukan persiapan yang matang sebelum anak-anak masuk sekolah. Oke, langusng disimak ya Parent.

Mempersiapkan keahlian terkait dengan kemampuan belajar

Photo by Element5 Digital on Unsplash

Pada tahun pertaman, anak-anak akan menghabiskan banyak waktu dalam aktivitas bermain sambal belajar. Mereka akan diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas belajar yang lebih kompleks ketika mereka sudah berada pada tahapan pertumbuhan yang memang sudah sesuai. Namun bukan berarti Parent tidak bisa membantu mereka untuk mempersiapkan kemampuan akademik in. hal yang bisa Parent lakukan adalah:

  • Membaca bersama anak. Kemampuan ini mungkin akan menjadi hal pertama yang akan mereka pelajari di sekolah –bagaimana caranya membaca kata dan kalimat sederhana. Namun, Parent bisa memulainya melalui kebiasaan membaca bersama anak. Hal ini mampu membuat beberapa keahlian terkait membaca, seperti mendengar dan fokus terhadap sesuatu bisa lebih ‘siap’.
  • Cara menulis nama. Parent bisa memulainya dengan memperkenalkan anak dengan pola dan bentuk huruf pada nama anak-anak. Hal ini dapat memudahkan anak untuk mengenali barang-barang mereka ketika berada di sekolah. Ketika anak-anak siap, Parent bisa mengajarkan anak-anak menuliskan nama mereka.
  • Perhitungan sederhana. Kemampuan berhitung biasanya sudah dimulai ketika anak-anak mengikuti PAUD atau day care. Parent bisa kembali mengakrabkan anak-anak dengan angka sehingga ketika masuk sekolah mereka akan mengenali angka-angka secara alami dan semakin terbiasa.
  •  Atur jadwal istirahat. Awal memasuki sekolah anak-anak akan merasa kelelahan karena untuk pertama kali dalam hidup mereka, mereka akan berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan belajar dalam lingkungan akademis yang resmi, sehingga, di awal, anak-anak mungkin akan merasa ‘terkejut’ dengan sistem yang baru mereka kenali. Berikan waktu istirahat yang memadai untuk anak-anak ketika mereka pulang sekolah. Sebisa mungkin, Parent tidak memberikan kegiatan-kegiatan yang sifatnya terlalu berat. Anak-anak akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan rutinitas baru mereka di sekolah.

6.              Persiapkan diri sebagai orang tua

https://unsplash.com/@rocknwool

Walaupun anak adalah pihak yang akan bersekolah, bukan berarti Parent tidak mempersiapkan apapun ya. Hal ini karena Parent merupakan orang pertama yang harus mengetahui hal apapun yang terjadi dalam perjalanan pendidikan anak-anak. Berikut adalah beberapa hal yang Parent bisa persiapkan untuk mendukung anak-anak saat akan memulai masa sekolah mereka.

  • Beri label pada semua barang-barang anak. Hal ini untuk kemudahan Parent sendiri ya. Usahakan untuk memberi tanda pengenal pada setiap barang bawaan yang akan dibawa anak-anak ke sekolah; botol air dan kotak makan, tas, buku, pakaian olahrga dan perlengkapan lainnya.perlengkapan seperti pakaian olahraga hamper tidak memiliki perbedaan antara milik anak yang satu dan lainnya. Ketika anak-anak tidak mampu mengidentifikasi mana pakaian yang merupakan milik mereka, mereka akan kembali bergantung kepada orang dewasa sekitar mereka untuk menemukan barang-barang mereka. Oleh karenanya, disamping untuk kemudahan Parent hal ini juga akan memudahkan anak-anak untuk mengenali segala sesuatu yang menjadi milik mereka. Hal ini juga akan memudahkan tenaga pendidik ketika ada barang-barang anak yang hilang. Parent bisa menjahit atau menempel label berisi identitas anak berupa nama mereka.
  • Persiapkan diri secara emosional. Momen ketika anak mulai menginjakkan kaki untuk kali pertama ke sekolah bisa menjadi momen yang sangat emosional. Parent akan merasakan banyak emosi secara bersamaan –rasa bengga, sedih, rindu, takut, bahagia bahkan perasaan bersalah—ketika mengantarkan anak-anak pada hari pertama mereka sekolah. Karena Parent mulai menyadari bahwa sedikit demi sedikit anak akan mulai mandiri dan bisa melewati satu hari penuh di sekolah tanpa dibersamai oleh Parent lagi. Namun jangan khawatir ya Parent dan jangan merasa sendiri, karena hamper setiap orangtua merasakn hal yang sama. Yang perlu Parent perhatikan, jangan terlalu lama merasa terpuruk dengan emosi-emosi tersebut. Hal yang bisa Parent lakukan adalah menjalin komunikasi yang baik dengan para orangtua lainnya dan saling terbuka satu sama lain. Parent juga bisa melakukan hobi Parent sembari menunggu waktu untuk menjemput anak-anak. Jangan pernah lupa untuk memelihara Kesehatan mental Parent ya. Anak-anak akan sangat senang mendapati orangtua mereka juga dalam keadaan senang sepulangnya dari sekolah.

Momen kali pertama anak masuk sekolah adalah momen sekali seumur hidup yang akan diingat oleh kedua belah pihak –anak dan orangtua. Dengan melakukan persiapan yang matang, momen ini akan selalu diingat sebagai momen yang bermakna dan membahagiakan –dan yang terpenting sebagai wujud ikhtiar kita untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Untuk Parent yang saat ini sedang melakukan persiapan untuk anak-anak masuk sekolah, semangat ya ๐Ÿ˜Š  

Sampai jumpa di sesi #ParenTips lainnya

Wassalam!

 

Adam&Hawa

Author & Editor

0 comments:

Posting Komentar